• How We Do It

    How We Do It

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Mauris sit amet nisl lectus, id sagittis metus.

  • Easy to Customize

    Easy to Customize

    Nunc sapien risus, molestie sit amet pretium a, rutrum a velit. Duis non mattis velit. In tempus suscipit sem, et consectetur.

  • Clean Design

    Clean Design

    Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos. Nam consequat risus et lectus aliquet egestas.

  • Works Everywhere

    Works Everywhere

    Nullam a massa ac arcu accumsan posuere. Donec vel nibh sit amet metus blandit rhoncus et vitae ipsum.

  • Web Development

    Web Development

    Suspendisse eleifend nulla in est euismod scelerisque. Etiam lacinia fermentum nunc id imperdiet.

  • Color Picker

    Color Picker

    Nullam tortor tellus, iaculis eu hendrerit ut, tincidunt et lorem. Etiam eleifend blandit orci.

Perihal Menangisi Orang Yang Meninggal

0 komentar
Diriwayatkan dari Umar ra. : Rasulullah Saw bersabda, “orang yang telah meninggal diazab karena tangisan kerabatnya”. Hal ini sampai kepada Aisyah setelah Umar meninggal, Aisyah berkata, “semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada Umar. Demi Allah, Rasulullah Saw tidak mengatakan bahwa orang yang beriman diazab karena tangisan (disertai ratapan) kaum kerabatnya”. Tetapi Nabi Muhammad Saw bersabda, “Allah akan menambahkan azab kepada orang yang tidak beriman (kafir) karena tangisan (disertai ratapan) kerabatnya.” Lebih jauh Aisyah menambahkan, “Al-Quran telah cukup untukmu (menjelaskan masalah ini) sebagaimana firman Allah: dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain (QS Al Fathir [35] : 18) dan (QS Al An’am [6] : 164).


Diriwayatkan dari Aisyah ra. : suatu ketika Rasulullah Saw lewat (di depan kuburan) seorang perempuan yahudi yang sedang ditangisi kerabatnya. Nabi Muhammad Saw bersabda, “mereka menangis (dengan suara keras) di atasnya, sedangkan ia diazab di dalam kuburnya”.

Poskan Komentar

Blogger