Adab Tidur dan Larangan Menambahkan/Merubah Apa Yang Sudah Diajarkan Nabi Muhammad Saw.

0 komentar
Diriwayatkan dari Al-Bara’ bin Azib r.a. : Nabi Muhammad Saw. Pernah bersabda kepadaku, “kapan pun engkau hendak tidur berwhudu lah terlebih dahulu sebagaimana engkau hendak shalat, berbaringlah dengan menghadap ke arah kanan dan berdoalah
‘Allahumma aslamtu wajhi ilaika, wa fawwadhtu amri ilaika, wa alja’tu zhahri ilaika raghbatan wa rahbatan ilaika. La malja’a wa laa manja minka illa ilaika. Allahumma amantu bikitabikal-ladzi anzalta wa Nabiyyikal arsalta’
(ya Allah! Aku berserah diri kepada-Mu, mempercayakan seluruh urusan ku kepada-Mu aku bergantung kepada-Mu untuk memperoleh berkah-Mu dengan harapan dan ketakutanku kepada-Mu, tak ada tempat untuk perlindungan dan keamanan selain-Mu. Ya Allah! Aku percaya kepada kitab-Mu dan aku percaya kepada Nabi-Mu yang telah engkau utus)
maka apabila malam itu engkau mati, kau akan mati dalam keimanan. Biarkanlah kata-kata tadi menjadi kata-katamu yang terakhir”
aku mengulang doa itu di hadapan Nabi Muhammad Saw. Dan ketika sampai pada kalimat “Allahumma amantu bikitabikal ladzi anzalta” (ya Allah! aku percaya kepada kitab-Mu yang telah engkau turunkan) aku melanjutkan,”wa Rasulika (dan Rasul-Mu)”. Nabi Muhammad Saw. Bersabda,”bukan (‘wa Rasulika’, tetapi); wa nabiyyikal ladzi arsalta”(Nabi-Mu yang Engkau utus).


Read more

Larangan Buang Air Kecil di Genangan Air

0 komentar
Diriwayatkan dari (Abu Hurairah) r.a. : Rasulullah SAW pernah bersabda, “engkau tidak boleh buang air kecil di atas genangan air yang tidak mengalir sebab (mungkin kau memerlukannya untuk) mandi (bersuci) di dalamnya”

Read more

Hukum Shalat Dengan Pakaian Yang Terkena Mani

0 komentar
Diriwayatkan dari Aisyah r.a. : aku pernah mencuci bekas janabah (air mani) pada pakaian Nabi Muhammad Saw. Dan Nabi Muhammad Saw. Mengerjakan shalat ketika pakaian (yang ada bekas janabah-nya itu) masih basah.

Read more

Sebab Siksa kubur

0 komentar
Diriwayatkan dari Ibn Abbas r.a. : pada suatu hari ketika Rasulullah SAW tengah berjalan melintasi hiythan (pekuburan) di Madinah atau Makkah, beliau mendengar suara kesakitan dua orang yang sedang mengalami siksa kubur. Nabi Muhammad Saw. Bersabda,”dua orang ini disiksa karena melakukan dosa besar”. Nabi Muhammad Saw. Menambahkan,”benar ! (mereka disiksa karena satu dosa besar). Yang seorang tidak membersihkan dirinya dari kotoran air kencing, sementara yang lainnya karena suka memfitnah”. Nabi Muhammad Saw. Kemudian meminta sebatang ranting hijau (dari sebuah pohon kurma), mematahkannya (menjadi dua bagian) dan menyimpannya masing-masing satu patahan di atas kedua kuburan itu. Ketika sahabat-sahabatnya bertanya kenapa Nabi Muhammad Saw. Melakukan hal itu, Nabi Muhammad Saw. Menjawab, “aku berharap barangkali dapat mengurangi siksaan mereka hingga dua batang ranting itu kering”

Read more

Tidur Sebelum Shalat

0 komentar
Diriwayatkan dari Anas r.a. : Nabi Muhammad Saw. Pernah bersabda, “apabila seseorang mengantuk ketika sedang mengerjakan shalat hendaknya ia tidur terlebih dahulu sampai ia mengerti apa yang ia katakana (atau ia bacakan)”.

Diriwayatkan dari Aisyah r.a. : Rasulullah SAW pernah bersabda,”apabila seseorang merasa mengantuk ketika sedang shalat hendaknya ia tidur terlebih dahulu hingga kantuknya hilang, sebab apabila ia mengantuk ketika sedang berdoa ia tidak tahu apakah (ia berdoa untuk) memohon ampunan atau (ia berdoa untuk) sesuatu yang buruk bagi dirinya sendiri”.


Read more

Mukjizat Keluar Air Dari Sela Jemari

0 komentar
(Diriwayatkan dari Tsabit: ) Anas r.a. pernah berkata, “Nabi Muhammad Saw. Meminta air, sebuah gayung yang dasarnya lebar tapi tak begitu dalam diisi sedikit air, dibawa ke hadapan Nabi Muhammad Saw. Yang kemudian memasukkan jemari tangannya ke dalamnya”, lebih jauh Anas Mengatakan, “aku melihat air memancar dari sela-sela jemari tangannya”, Anas menambahkan,”aku perkirakan orang-orang yang berwhudu pada waktu itu berjumlah antara tujuh puluh hingga delapan puluh orang”

Read more

Jumlah Shalat Malam

0 komentar
Diriwayatkan dari Ibn Abbas r.a. ketika ia menginap di rumah bibinya, Maimunah, istri Nabi Muhammad Saw. Ia menambahkan ; aku tengah berbaring terlentang di atas sebuah kasur kecil dan Rasulullah SAW bersama istrinya berbaring dengan menghadap ke arah kanan. Rasulullah SAW tidur hingga tengah malam, sebelumnya atau setelahnya, kemudian bangun, mengusap bekas tidur di wajahnya dengan tangannya. Setelah itu Nabi Muhammad Saw. Membaca sepuluh ayat terakhir Surah Ali-Imran, berdiri dan melangkah ke tempat air dari kulit yang tergantung. Kemudian Rasulullah SAW berwhudu dari tempat air itu dan merupakan whudu yang sempurna, lalu melaksanakan shalat. Aku pun bangun dan mengerjakan apa yang dikerjakan Rasulullah SAW lalu aku berdiri di sampingnya (sebelah kiri). Beliau menyentuh kepala ku dengan tangan kanannya dan menangkap telinga ku yang kanan dan menjewernya (menarikku, dan menggeserku kesebelah kanannya). Nabi Muhammad Saw. Shalat dua rakaat, kemudian dua rakaat, kemudian dua rakaat, kemudian dua rakaat, kemudian dua rakaat, kemudian dua rakaat (enam kali secara terpisah) dan akhirnya shalat satu rakaat (witir). Nabi Muhammad Saw. Kemudian berbaring kembali di tempat tidurnya hingga terdengar suara muadzdzin, lalu Nabi Muhammad Saw. Pun bangun mengerjakan shalat dua rakaat yang ringan kemudian pergi mengerjakan shalat subuh

Read more

Blogger